AKU YANG TIDAK BISA BERSYUKUR


Aku yang tidak bisa bersyukur atas nikmat yang Allah SWT telah berikan untukku. Kata yang mungkin tepat untukku. Aku memang orang yang tidak pandai bersyukur atas nikmat yang aku dapat. Keluarga yang bahagia, dengan kedua orang tua yang sangat sangat dan sangat perhatian, dan seorang kakak yang selalu mendukung apapun yang aku mau. Kenapa aku tidak bisa mensyukuri nikmat yang sangat besar itu? Kenapa aku selalu mengeluh tentang apa yang tidak aku punya? Aku hanya ingin memiliki rasa bersyukur atas semua itu. Apakah aku kurang dekat dengan Maha Pencipta? Iya, mungkin itu adalah masalah utama kenapa aku tidak mampu bersyukur atas nikmatNYA.

Bolehkah aku sedikit memiliki sifat lebay untuk saaat ini saja? Terserah apapun yang terjadi nanti. Menjaga image untuk selalu wibawa, diam, suka tersenyum, dan bersifat baik, mungkin terlalu munafik untukku. Untuk saat ini, lebay tidaklah mengapa. Maafkan aku Ya Allah, karena aku tidak mengeluh padamu, aku mengeluh pada papan keyboard ini. Aku terlalu takut untuk mengeluh padaMU. Aku belum pernah mengingatmu selama ini, apakah keluhanku akan Engkau dengar Ya Allah? Engkau adalah Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Pengampun, tentulah Engkau mau mendengar keluhan doa dari hamba yang tak taat ini padaMU. Maafkanlah aku Ya Allah, sekali ini sajalah aku berkeluh kesah pada papan keyboard hitam yang ada di depanku ini.
Ya Allah,maafkanlah aku karena aku tidak mampu mensyukuri nikmatMU. Ya Allah, aku tahu ini salah, aku berkeluh kesah untuk hal yang sepele tanpa melihat bahwa masih banyak orang yang lebih berhak untuk berkeluh kesah daripada aku. Ampunilah aku Ya Allah, aku tahu bahwa aku berada di keluarga yang berada di posisi tengah, sehingga kedua orangtuaku harus bangun jam 2.30 pagi untuk membuat nasi bungkus setiap harinya. Hanya untuk menyekolahkan anaknya yang paling terakhir, dan yang paling tidak bisa bersyukur. Akan tetapi Ya Allah, kenapa Kau anugerahkan padaku pemikiran yang terlalu kritis dan empati yang luar biasa? Untuk orang yang mampu mengendalikannya, mungkin akan menjadi manfaat untuknya, percayakah Kau padaku untuk mengemban pola pikir seperti itu? Aku tidak mampu ya Allah. Aku ingin seperti teman-temanku yang lain jika ingin bermain keluar yang mereka pikirkan hanyalah berapa dana yang dibutuhkan dan dengan siapa seharusnya keluar. Aku ingin pula sesekali memiliki pola pikir seperti itu, namun kenapa Engkau selipkan pemikiran nanti siapa yang mengantar gallon?, nanti siapa yang bakal membantu mengangkat tabung gas yang berat itu?. Saat pikiran itu muncul, aku tidak tega meninggalkan kedua orang tuaku, walaupun hanya untuk bermain. Kasihan mereka berdua jika harus melaksanakan tugas berat seperti itu, di usia yang sudah tidak lagi muda. Dan akhirnya aku mengurungkan niat untuk bermain.
Ya Allah, maafkanlah hambamu yang tidak mampu bersyukur ini. Aku tahu, Engkau menginginkan aku membantu kedua orangtuaku, menemani kedua orangtuaku, memijat kedua orang tuaku jika lelah, menjaga kedua orangtuaku ketika sakit, oleh karena itu engkau takdirkan aku berada di sini. di kota GADIS ini, Madiun. Ya Allah, maafkanlah aku yang tidak bisa bersyukur ini. Aku ingin mempelajari lebih dalam ilmu Teknik Informatika, Ilmu Komputer, ataupun tentang teknologi, walaupun ada google yang mampu diandalakan setiap pertanyaan, belajar secara otodidak tetaplah memiliki kekurangan daripada belajar secara resmi. Ya Allah, kenapa dahulu aku tidak diperkenankan memilih? Aku ingin Teknik Informatika, namun kedua orangtuaku menginginkanku untuk menjadi seorang guru. Dimanapun tes yang udah dijalani tetaplah tidak maksimal. Guru fisika bukanlah cita-cita awalku. Teknik Informatika, atau teknik computer yang menjadi harapanku.
Banyak hal yang aku dapat dengan kuliah di sini. Namun aku masih berpikir bahwa akan lebih banyak jika aku bisa kuliah di sana. Maafkanlah aku Ya Allah, karena aku tak bisa mensyukuri nikmatmu, di luar sana masih banyak anak yang ingin kuliah namun tidak mampu. Maafkanlah aku Ya Allah, ini adalah pikiran idealisku.
Ya Allah, bimbinglah hambamu ini untuk menemukan jalan yang tepat, dan teguhkanlah hati hambamu ini untuk sellalu berada di jalanmu yang tepat. Aku adalah orang yang tidak mampu bersyukur Ya Allah, oleh karena itu tolonglah hambamu ini untuk selalu mengingatMU. Ingatkan aku dengan cara apapun. Supaya hambamu ini kembali ke jalanmu, jalan yang terang.

Maafkanlah hambaMu yang tak pandai bersyukur ini.
Share on:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan tanggapan anda melalui kotak komentar di bawah ini