MAAF


MAAF
By: Mahardika26

Hai, seseorang di masa lalu
Maafkan aku
Akhirnya aku mengerti banyak hal tentangku
Tentangku, bukan tentangmu
Tentangku yang buta akan masa lalu
Masa laluku, bukan masa lalumu

Hai, seseorang di masa lalu
Maafkan aku
Aku yang buta akan diriku
Membuatmu tertahan pada langkahmu
Langkahmu, bukan langkahku
Maafkan aku telah menahanmu

Kukira aku menuntunmu, aku hanya menahanmu
Kukira aku mengerti tentangku, aku hanya bangga pada masa lalu
Kau malu, dan hanya tersenyum berlalu
Kau marah, dengan berat bergumam pasrah
Ah, selama ini aku hanya aku
Bukan tentang aku dan kamu

Hai, seseorang di masa lalu
Maafkan aku
Sedikitpun tidak memahamimu
Sedikitpun tidak memerhatikanmu
Baru aku tahu, tak layak aku untukmu



Belum ada caption ataupun penghantar untuk puisi ini. Entahlah, masih kalut dengan perasaan. Pelajaran berharga hari ini adalah sering-seringlah bercermin supaya tahu apa kekurangan pada diri sendiri, dan jangan pernah bermain-main dengan "ilmu gelap masa lalu". Jangan pernah mencoba mengetahui masa lalu maupun kembali ke masa lalu. Karena mengetahui segala hal yang seharusnya tidak kamu ketahui itulebih menusukmu daripada ketika masa lalu berbohong tentangnya padamu. Jangan pernah kamu coba, cukup pengalaman dariku sebagai bukti sakitnya efek dari "ilmu gelap masa lalu".
Share on:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan tanggapan anda melalui kotak komentar di bawah ini